Warga Lebak Sulap Bekas Air Mineral Menjadi Produk Bernilai Ekonomis

banner 160x600
banner 468x60

Ilustrasi (Foto: ist)

BBC, Lebak – Keberadaan sampah plastik tidak selalu menjadi momok menakutkan. Buktinya ditangan Samsurijal (34), Warga Komplek Pendidikan Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak, sampah plastik bisa menjadi barang yang memiliki nilai ekonomis.

Sebagai penggiat usaha limbah plastik di Kabupaten  Lebak, Samsurijal mendapatkan keuntungan dari limbah air mineral dan menjadi peluang usaha semakin terlihat jelas.

“Ya, saat ini kebutuhan masyarakat mengkonsumsi air kemasan semakin besar, mulai dari kegiatan rapat kantoran, hajatan, hingga kegiatan dilingkungan hampir rata-rata menggunakan air kemasan. Ini sebetulnya peluang usaha yang nyata, namun kebanyakan masyarakat tidak menyadari bahwa sampah plastik air kemasan itu sebetulnya memiliki nilai ekonomis cukup tinggi. Bahkan malah mereka membuangnya layaknya sampah pada umumnya,” kata Samsurijal saat ditemui dikediamannya, Sabtu 28/10/2017.

Samsurijal menjelaskan kebutuhan perlengkapan rumah terbuat dari bahan plastik yang diciptakan dan diproduksi secara besar-besaran, karena dianggap memiliki nilai penting dalam kehidupan. Tanpa disadari bahwa seluruh produk olahan plastik yang ada selama ini merupakan hasil daur ulang limbah dari kemasan air mineral ini.

“Alhamdulillah dari limbah pelastik tersebut, saya dapat memperbaiki perekonomian keluarga saya,” jelasnya.

Pakar pemerhati limbah di Kabupaten Lebak, Asep Zaelani Pahlefi menyampaikan melalui pemikiran kreatif dan inovatif akhirnya produk-produk dari hasil olahan limbah plastik tersebut menjadi barang berharga yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ada beberapa komoditas plastik yang kerap dianggap sampah, namun ternyata itu memiliki nilai ekonomis cukup tinggi. Limbah air mineral ukuran gelas misalnya, kebanyakan masyarakat memandang rendah dan mengabaikan begitu saja. Padahal dari sisi ekonomis dalam limbah air mineral ini cukup besar,” katanya.

Hampir seluruh perusahaan besar pengolahan limbah plastik sangat membutuhkannya, karena limbah jenia ini menjadi salah satu bahan baku utama untuk dijadikan produk olahan menjadi barang yang berkualitas,” imbuhnya.

Dikatakan Asep berbagai produk olahan limbah seperti lemari plastik, rak sepatu, piring, gelas minum, dan perlengkapan rumah tangga lainnya hampir semuanya terbuat dari limbah wadah air minum kemasan yang didaur ulang.

“Jenis plastik dari limbah jenis ini sangat dibutuhkan perusahaan pengolahan limbah untuk di daur ulang menjadi barang berharga. Artinya sisi ekonomi limbah ini sangat besar, dan ini akan menjadi salah satu peluang usaha yang sangat menjanjikan jika di tekuni dengan serius,” ucap Asep. (1-2)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.