Tunggakan Pajak Kendaraan di Samsat Cikokol Capai 124000

banner 160x600
banner 468x60

BBC, Tangerang – Tunggakan pajak kendaraan di unit pelaksana teknis daerah Samsat Cikokol Kota Tangerang mencapai 17,8 persen atau sebesar 61,9 milyar. Dari jumlah itu tercatat dengan jumlah kendaraan mencapai 124000 kendaraan. Bahkan dari jumlah itu sebanyak 1.447 merupakan milik pemerintah.

“Solusi pecahan masalahnya diantaranya melalui kegiatan kordinasi dengan intansi terkait, gelar razia pajak kendaraan bermotor, penyebaran surat pemberitahuan pajak kendaraan motor dari rumah ke rumah. Dan melakukan pendekatan pelayanan melalui keberadaan 2 gerai samsat,”ujar kepala UPT Samsat Cikokol Indra Gumelar disela kunjungan Gubernur Banten Rano Karno di Cokokol, Jumat, 15/4/2016.

Masih tingginya tunggakan pajak kendaraan di samsat cikokol, kata Indra disebabkan masih belum optimalnya peran serta pemerintah daerah dalam membantu melakukan oprimalisasi pembayaran pajak kendaraan. Oleh karena itu kedepan perlu adanya penambahan beberapa gerai samsat yang dapat disinergikan secara berdampingan dengan pelayanan pajak pemerintah di kabupaten/kota. “Pemerintah daerah akan ada pungutan pajak PBB tuh. Coba ini disinergikan melalui pelayanan yang bersama. Jadi ketika warga membayar pajak PBB, jadi bisa juga sekalian bayar pajak kendaraannya di situ juga,”tegas Indra.

Apalagi Indra menambahkan, dana bagi hasil yang diberikan provinsi ke Kabupaten/ Kota pada tahun 2015 saja itu bisa mencapai Rp. 471 M. Sedangkan dalam 4 tahun terakhir saja itu mencapai Rp. 1,5 triyun. Dengan demikian ini perlu dukungan dari pemerintah daerah.

“Jika dihitung sampai 2015 saja bagi hasil dari pajak yang diberikan ke kota Tangerang ini mencapai Rp. 1 triyun. Kami optimis target untuk tahun ini bisa tercapai. Karena saat ini saja sudah 28,84 persen dari total target selama satu tahun ini sebesar Rp. 567 milyar,”jelas Indra.

Sementara itu Gubernur Banten Rano karno memberikan peringatan kepada para kepala UPT untuk bisa bekerja maksimal. Jika tidak, maka sanksi pemecatan akan diberlakukan terhadap masing-masing kepala UPT.

“Para kepala UPT harus bekerja keras dan kreatif dalam memaksimalkan pajak. Kalau tidak kreatif dan tidak bisa memenuhi target akan saya ganti,”ketus Rano.

Untuk memaksimalkan pendapatan pajak di masing-masing UPT Rano mengatakan, diperlukan berbagai cara seperti upaya jemput baola di gerai-gerai, pusat keramaian. Apalagi setiap UPT ini diberikan target yang disesuaikan dengan potensi daerah. “Kunjungan ini ke semua UPT yah untuk mengetahui capaian targetnya, tapi alhamdullilah target ini semua tercapailah,”tandas Rano. (1-1)

Related Search

    Email Autoresponder indonesia
    author
    No Response

    Comments are closed.