TP PKK Minta Kulitas Koperasi di Banten terus Ditingkatkan

banner 160x600
banner 468x60

BBC, Tangerang – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil menengah (UMKM) Provinsi Banten terus mengsosialisasikan perkoperasian dalam rangka dukungan pembangunan Pedesaan di Provinsi Banten.

Dengan adanya sosialisasi perkoperasian di Desa Tegal Kunir lor, kecamatan Mauk Kabuapten Tangerang, Kamis,19/05/2016. Ketua Tim Pengerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Dewi Indriati Rano mengharapkan dapat meningkatkan kualitas koperasi menjadi badan usaha yang akuntabel, tangguh kuat dan profesional diberbagai sektor masyarakat koperasi di Provinsi Banten.

“Selain manfaat bagi peningkatan perekonomian masyarakat, koperasi juga dapat menciptakan lapangan kerja, pada hari ini kita melaksanakan program sosialisasi perkoperasian. Program ini sesuai dengan program kerja TP PKK Provinsi Banten, sebagai mitra pemerintah dalam pendidikan dan pelatihan,”ujar Ketua TP PKK.

Dewi mengaku, pihaknya mendukung penuh keberadaan koperasi di Provinsi Banten khusunya untuk daerah pedesaan, karena dengan adanya koperasi masyarakat bisa memijam modal usahanya dikoperasi.

“Selain itu hasil produk  dari UKM  bisa dipasarkan di Koperasi bahkan di mall-mall yang telah ada kerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten,”jelasnya .

Dewi mengatakan pada saat ini jumlah koperasi di Provinsi Banten sebanyak 6.142 unit,dari jumlah tersebut koperasi yang aktif sebanyak 80 persen,capaian ini tidak boleh terhenti pada labelilasi “Koperasi aktif”,namun harus terus di pacu untuk terus tumbuh dan berkembang.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten Nurhana mengharapkan kepada Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan  (PPKL) untuk mendata koperasi koperasi yang mati suri/ tidak aktif.

“Kami ingin mengetahui kendalanya apa yang menyebabkan  koperasi tersebut bisa mati suri,”papar Nurhana.

“Mudah-mudahan koperasi yang mati suri / tidak aktif  bisa diaktifkan kembali, tentunya dengan memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh koperasi tersebut,”tukas Nurhana. (1-1/Humas)

 

 

Related Search

    Email Autoresponder indonesia
    author
    No Response

    Comments are closed.