Tertibkan Sampah Liar DLH Kota Cilegon Bentuk Tim Ciber Sapu Bersih Sampah

banner 160x600
banner 468x60

BBC, Cilegon – Antisipasi terjadinya penumpukan sampah di Kota Cilegon, Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon bentuk tim Ciber sapu bersih sampah. Yang berjumlah sebanyak 30 personil, yang akan ditempatkan di beberapa titik tertentu di Kota Cilegon.

Ditemui dikantornya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon Ujang Iing mengatakan, dibentuknya tim Ciber sapu bersih Sampa yang berjumlah 30 orang tersebut akan ditempatkan di beberapa titik di Kota Cilegon agar tidak terjadi penumpukan sampah di Kota Cilegon.

“Tim Ciber sapu bersih sampah ini nerjumlah 30 personil yang akan ditempatkan di beberapa titik tertentu di Kota Cilegon, agar dapat membersihkan sampah-sampah liar yabg ada di Kota Cilegon,”ujar Ujang kepada Bukabantennews.com Rabu, (5/12/2018).

Adapun tugas yang dilakukan oleh tim Ciber sapu bersih sampah tersebut, akan dilakukan di beberapa titik di Kota Cilegon diantaranya di jalan Protokol Kota Cilegon, jalan arah Ciwandan dan jalan arah ke Merak.

Ujang menuturkan, Tim Ciber sapu bersih Sampah di dukung dengan kendaraan oprasional Truk dan Pick Up yang ada di DLH Kota Cilegon. Dimana disetiap satu titik tersedia dua hingga tiga Truck mobil sampah.

“Mereka didukung dengan kendaraan Truck dan Pic Up untuk digunakan mengangkut sampah-sampah hasil kerka tim Ciber Sapu bersih sampah,”ucapnya.

Sedangkan dalam sehari, lanjut Uajang mampu menghasilkan sampah sebanyak 800 Kubik sampah.  Kubikan sampah itu kemudian  di buang ke tempat pembuangan sampah ahir yang berada di Kelurhan Bagendung Kota Cilegon.

“Dalam sehari di Kota Cilegon menghasilkan sebanyak 800 kubik sampah yabg akan dibuang ke tempat pembuangan sampah ahir (TPSA) yang berada di Kelurahan Bagendung Kota Cilegon,”ungkapnya.

Sementara sebelumnya tumpukan sampah  tersebut akan dikumpulkan terlebih dahulu dikumpulkan di DPO yang berada di setiap Kecamatan yang ada di Kota Cilegon, guna dilakukan pemilihan antara sampah organik dan non organik.

“Sebelum dibuang ke TPSA, sampah-sampah tersebut diangkut dulu ke DPO yang ada di setiap kecamatan untuk dilakukan pemilihan antara sampah organik dan sampah non organik,”jelasnya.

Ujang menambahkan,  sampai dengan akhir tahun 2018 ini sudah memiliki sebanyak 23 Kelompok Bank Sampah. Selain itu tengah dibangun pula dua Transfer Depo yang berada di dua titik yaitu di Kecamatan Cibeber dan Kecamatan Citangkil dan rencananya akan mulai di oprasikan mulai tahun 2019 mendatang.

“Saat ini kami sudah memiliki sebanyak 24 kelompok Bank Sampah dan juga sedang membuat dua tempat Transfer Depo yang akan ditempatkan di Kecamagan Cibeber dan Kecamatan Citangkil,”pungkasnya.

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.