Tanggapi Isu Pedofilia, Ini Kata Fraksi PKS Banten

banner 160x600
banner 468x60

BBC, Serang –┬áPemerintah dan Kelembagaan ormas agar lebih serius menyikapi persolan kasus Pedofilia yang terjadi di Tangerang beberapa waktu lalu. Hal itu dimaksudkan agar persoalan pelecehan seksual terhadap anak tidak terjadi lagi diprovinsi Banten. Demikian diungkapkan ketua Fraksi PKS, Sanuji Pentamerta di sela kegiatan Kopdar PKS Muda di tempat Wisata Tanjung Tum, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Sabtu 6/1/2018.

“Jadai persoalan kasus Pedofilia yang memakan cukup banyak korban tersebut, harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan lembaga kemasyarakatan yang ada di Provinsi Banten, agar tidak ada lagi korban,” kata Sanuji.

Menurutnya, banyaknya pengangguran yang usianya sudah mencapai diatas 22-25 tahun belum nikah, dapat menyebabkan pengangguran berfikir kemana-mana.

“Pengangguran yang usianya diatas 22 – 25 tahun pengen nikah itu bisa menimbulakan problem kemana-mana,” ungkap Sanuji.

Selain tingkat pengangguran, lanjut Sanuji diharapkan Pemerintah Provinsi Banten bisa berkonsentrasi terhadap ketahanan keluarga, karena menurutnya rutinitas orang tua yang tidak bisa full dalam menjaga anak-anaknya menjadi kesempatan bagi para predator untuk melakukan tindakan asusila bahkan sodomi.

“Pentingnya pembangunan sektor keluarga, pemerintah ormas, ulama, untuk konsern tentang pembangunan keluarga,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu Sanuji mengaku Fraksi PKS tengah mendorong Perda Ketahanan Keluarga yang kini tengah dibahas di DPRD Banten.

“Kita sedang membahas Perda ketahan keluarga, guna penguatan semua organisasi tentang perlindungan anak,” pungkasnya. (1-2)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.