Tahun 2017 Penanganan Kasus di Polres Cilegon Meningkat

banner 160x600
banner 468x60

BBC, Cilegon – Tingkat kejahatan di Wilayah Hukum (Wilkum) Polres Cilegon pada tahun 2017 lalu mengalami penurunan hingga 257 Kasus atau setara 28 persen. Sedangkan untuk penanganan kasus sepanjang tahun lalu meningkat hingga 7 persen.

“Di Wilkum Polres Cilegon, untuk tingkat kejahatannya selama tahun tahun 2017, menurun hingga 257 kasus atau menurun 28% dan untuk penyelesaian perkaranya naik hingga 7 %,”  ungkap Kapolres Cilegon AKBP R. Romdhon Natakusuma saat ditemui usai kegiatan Press Release GKTM 2017 Polres Cilegon di Aula Polres Cilegon Kamis, 4/1/2018.

Kapolres menjelaskan, kejahatan sepanjang tahun 2017 yang menjadi atensi khusus di Wilkum Polres Cilegon di pada kriminalitas yaitu kejahatan curanmor. Sedangkan untuk pengamanan masyarakat adalah pengamanan di penyebrangan pelabuhan Merak dan di tempat-tempat wisata khususnya di Pantai Anyer.

“Yang akan menjadi atensi khusus pengamanan anggota Polres Cilegon, di tingkat kejahatan Curanmor dan pengamanan di area pebyebrangan Pelabuhan Merak serta tempat-tempat Wisata di pantai anyer,” jelasnya

Maka dari itu, Kapolres mengaku akan mengevaluasi seluruh jajaranya, khususnya di bagian pelayanan terhadap masyarakat. Meski diakuinya kekurangan personel juga menjadi persoalan dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. “Untuk  kekurangan personil itu juga dialami untuk personil Saber Pungli,” kata Kapolres.

Sedangkan terksit evaluasi yang akan dilakukan yakni dari sisi kualitas bukan kuantitas seperti dengan cara melakukan pembinana dan pelatihan kepada Personil agar terlatih, terampil dan juga etikanya baik terhadap masyarakat.

“Kalau untuk di Polres Cilegon, jumlah personil kepolisian baru ada 800 orang. Namun yang terpenting itu, evaluasi di bagian kualitas personil dalam melayani masyarakat, bukan dalam kuntitasnya,” tegas Kapolres. (1-2)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.