Program PMKS di soal,  Kantor BPPS Digerudug Masa

banner 160x600
banner 468x60

 

BBC,  Lebak – Kantor Badan Pemulihan dan Pengembangan Sosial(BPPS) Provinsi Banten yang berada di jalan Siliwangi Pasir Ona,  Rangkasbitung digerudug oleh masyakat yang berasal dari gabungan Lembaga Swadawa Masyarakat (LSM).

Kedatangan mereka dalam rangka mengkritisi kegiatan yang dikelola lembaga BPPS berupa pelatihan Penyandang Masalah Kesejahtereaan Sosial (PMKS) berupa pelatihan bagi Tuna Susila,  Pengemis dan gelandangan.  Dimana menurut Sutisna,  koordinator Aksi,  kegiatan PMKS di Banten sarat masalah,  karena peserta pelatihan bukanlah orang orang yang berhak menerima.

“Rata rata peserta pelatihan tersebut merupakan titipan, dan bukan Pengemis,  PSK dan gelandangan hasil kiriman dari Satpol PP Kabupaten/kota yang ada di Banten, ” kata Sutisna dalam orasinya,  Kamis 6/9/2018.

Selain tidak tepat sasaran,  program pelatihan PMKS tersebut juga di sinyalir adanya pengurangan waktu pelaksanaan.  Misalkan,  jika pelaksanaanya selama 30 hari,  maka panitia hanya menyelenggarakan selama 20 hari.

“Seharusnya 30 hari,  ini malah dikerjakan selama 20 hari,” kata Sutisna lagi.

Setelah aksi, wartawan mencoba melakukan klarifikasi terjadap pejabat yang berkompeten.  Akan tetapi,  tak satupun berhasil ditemui,  karena tidak ada satupun pihak yang berwenang memberikan keterangan. (AK/1-1)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.