Prilaku Nabi Hendaknya Dijadikan Teladan Umatnya

147 views
banner 160x600
banner 468x60
BBC, Serang – Keteladanan kehidupan Nabi Muhammad hendaknya mampu diaktualisasikan dalam kehidupan sehari hari. Dengan demikian, kita hrs mampu menciptakan pribadi yang memiliki keshalehan pribadi dan juga keshalihan sosial.
“Dari momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad ini, hendaknya ada hikmah yang bisa diambil untuk memperbaiki kualitas akhlak dan ibadah serta amal saleh kita. Salah satunya suri tauladan yang dicontohkan Nabi Muhammad dalam kehidupan bermasyarakat, dan juga dalam bidang pemerintahan, ungkap Asda II Pemprov Banten Eneng Nurcahyati yang mewakili Plt Gubernur dalam sambutannya di acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “ Aktualisasi teladan Rouslullah SAW dalam menjaga keutuhan NKRI,” di Masjid Raya Al-Bantani Curug Kota Serang, Jumat, 9/12.
Menurutnya keteladan Nabi Muhammad yakni melalui akhlak mulia yang bisa diteladani. Karena akhlak bisa menperkokoh panji-panji kehidupan. Pada kesempatan yg baik ini, atas nama pemerintah Provinsi Banten mengucapkan terimakasih kepada semua unsur yang sudah hadir dalam kegiatan Peringatan Mulid Nabi Muhammad SAW tahun ini.
“Kami mengapresiasi atas pelaksanaan peringatan Mulid Nabi Muhammad SAW tahun ini. Karena di tengah ujian yang dialami, masyarakat Indonesia bisa terus bersatu dalam mengawal negara ini,” katanya.
Penceramah dalam kegiatan tersebut KH. Juhri Yakub menyampaikan ada 5 tantangan terbesar yang dihadapi oleh manusia pd saat ini . Kelimanya yakni adanya saudara sesama mukmin yang memiliki sifat dengki. Kemudian orang munafik yang selalu menebar kebencian. “Setelah itu orang kafir yang tidak pernah berhenti mengganggu. Selanjutnya syaitan yang selaul terus menggoda, dan yang terkahir adalah hawa nafsu yang selalu kontra dengan kebaikan yang ada pada diri kita,” tuturnya.
Oleh karena itu setiap Muslim hendkanya memiliki 4 prinsip bagamana beriman kepada Allah swt. Pertama yakni meng MANI ke Maha Esaan Allah. Kedua meng IMANI bahwa Allah yang menentukan segalanya. “Ketiga yakni harus mampu melepaskan kemampuan dan kekuatan/ daya diri kita, dan yang keempat adalah menyandarkan keinginan kita hanya kepada Allah semata,” katanya KH. Juhri Yakub yang juga pengurus besar NU tersebut. (1-1)

Related Search

    Email Autoresponder indonesia
    author
    No Response

    Comments are closed.