Pilgub Banten, Lima Partai Mulai Jajaki Koalisi

213 views
banner 160x600
banner 468x60

BBC, Serang – Menjelang pemilihan Gubernur Banten pada pilkada serentak 2017 mendatang, lima partai politik (parpol) di Banten mulai melakukan penjajakan koalisi. Lima parpol tersebut yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Ketua DPW PKS Banten Miptahuddin mengatakan, dalam waktu dekat lima partai tersebut akan bertemu untuk menindaklanjuti penjajakan koalisi menghadapi Pilgub Banten 2017. “Kita sudah melakukan komunikasi dengan beberapa partai menengah, di antaranya Partai Gerindra, PPP, PAN dan Partai Hanura, dan mereka siap,” ujar Miptah, Selasa, 16 Februari 2016.

Diketahui, di DPRD Banten jumlah kursi Partai Gerindra saat ini 10 kursi, PKS 8 kursi, PAN 3 kursi, PPP 8 kursi, dan Hanura 6 kursi. “Kita tidak mau parpol itu sebagai mobil omprengan saja.Kalau mau didukung ya harus punya visi misi yang sama, kita samakan persepsi,” tegas Miptah.

Menurutnya, PKS Banten menggagas koalisi ‘Poros Kemajuan’ bersama sejumlah partai menengah lainnya yang memiliki kursi di DPRD Banten. Miftah menjelaskan, poros kemajuan yang dibangunnya ini diharapkan dapat menghasilkan sosok pemimpin Provinsi Banten yang tidak hanya bisa berkuasa tapi juga mampu menciptakan pembangunan.

“Kriteria gubernur Banten yang kita cari bersama adalah yang visioner, bertanggung jawab, dan mampu menjalin kemitraan,” katanya.

Ketua DPW PAN Provinsi Banten Masrori membenarkan adanya rencana pertemuan lima parpol. “Kita sudah ada rencana pertemuan ini bergulir. Kalau minggu lalu di PPP, nah pertemuan nanti di PKS. Setelah PKS, insya Allah di kantor PAN,” ujar Masrori.

Sementara itu, Gubernur Banten Rano Karno mengaku belum mendapat perintah dari DPP PDI Perjuangan kembali maju menjadi orang nomor satu di Banten. Menurutnya, DPP PDIP hanya baru membahas mekanisme pemilihan gubernur setiap provinsi dan belum menentukan nama yang akan diusung menjadi calon gubernur pada Pilgub Banten 2017.

“Partai belum menentukan, masih pertimbangan. Kan saya ini petugas partai, harus siap. Kalau partai perintahkan saya lanjut ya lanjut kalau tidak ya berhenti,” kata Rano.

Terkait sejumlah nama bakal calon gubernur yang sudah bermunculan seperti anak sulung bekas Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Andhika Hazrumy dan Tantowi Yahya, Rano menanggapinya santai. “Enggak apa-apa, bagus biar lebih ramai,” katanya.

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.