PDIP Janjikan Imbalan 10 Juta Satu Aduan Money Politik

banner 160x600
banner 468x60

BBC, Serang – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) provinsi Banten melaksanakan gelar pasukan brigade anti money politik di alun-alun Barat, Kota Serang, Kamis, 9/2/2017. Dalam kesempatan tersebut dibacakan ikrar anti politik, yang diikuti oleh seluruh peserta apel dari pengurus PDIP di 8 kabupaten Kota di Banten.

Dalam amanatnya inspektur upacara yang juga ketua tim pemenangan pasangan Rano-Embay, Tb Hasanudin menyampaikan akan bahaya dari praktik politik uang.
“Politik uang itu haram dalam pandangan agama, negara dan juga termasuk perbuatan zhalim. Oleh karena itu, bagi siapa saja yang melihat praktik politik uang, maka catat lokasinya dimana, ambil kamera dan serahkan bukti itu untuk dilakukan proses hukum,”ungkap Tb Hasanudin.

Anggota DPR RI ini juga memberikan apresiasi yang besar bagi warga yang mampu menyampaikan aduan praktik politik uang. Karena para pelapor yang memiliki bukti akan diberikan reward yang cukup besar.

“Bagi warga di Banten yang mengadukan bukti praktik politik uang dengan mencatat, mengambil gambarnya dan diserahkan ke aparat, maka saya akan berikan uang sebesar Rp10.000.000. Ini khusus saya berikan kepada semua warga,” pekik Hasanudin.

Terlebih lagi, lanjut Hasanudin bahaya praktik politik uang ini bisa menyengsarakan rakyat. Dimana warga hanya diberikan uang sebesar Rp50.000-100.000, tapi kesengsaraan warga bisa  5 tahun.
“Lebih dari itu uang yang digunakan money politik itu akan dicarikan untuk pengembaliannya itu kan jumlahnya milyaran nanti. Jadi ini bisa membuat praktik korupsi di pemerintahan.

Penyelenggara gelar pasukan brigade anti money politik yang juga ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah menyambut baik ide pemberian reward sebesar Rp10.000.000 dari setiap warga yang mengadukan politik uang dari warga tersebut.

“Karena ini bentuk dari penghargaan terhadap warga yang mau melapor praktik politik uang,” ujarnya.

Sedangkan secara teknis, Asep menyebutkan pasukan brigade ini akan disebar di sejumlah TPS yang ada di 8 kabupaten/ kota. Nantinya dari masing-masing satu nggota brigade bisa merekrut 25 orang lain untuk mengawasi praktik politik uang.
“Mereka akan kami sebar di ribuan TPS yang ada di Banten ini. Sehingga setiap ada praktik politik uang bisa diketahui dari awal,” tukas Asep. (1-1)

Related Search

    Email Autoresponder indonesia
    author
    No Response

    Comments are closed.