Masyarakat Cilegon Minta CCM Ditutup Karena Dinilai Tidak Memberikan Manpaat Terhadap Masyarakat Cilegon

banner 160x600
banner 468x60

BBC, Cilegon – Dianggap tidak dapat memberikan manpaat terhadap masyarakat Kota Cilegon, ratusan masyarakat Kota Cilegon melakukan aksi Demo untuk menutup Cilegon Center Mall (CCM) yang berada di Jln. Jendral Ahmad Yani, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon-Banten. Kamis, 31/5/2018.

Ditemui dilokasi aksi Demo yang dilakukan di depan Cilegon Center Mall tersebut, salah seorang pengusaha Lokal asal Kota Cilegon Dede Rohana mengatakan, bahwa keberadaan CCM dianggap tidak memberikan manpaat terhadap masyarakat Kota Cilegon serta dianggap tidak melibatkan pengusaha Lokal dalam sistem Perparkiran dan Cleaning Service.

“Adanya Cilegon Center Mall itu hanya akan merugikan pengusaha kecil di Kota Cilegon yang dapat tersaingi dari sisi ekonomi. Sedangkan pihak CCM tidak mau melibatkan sistem Perparkiran dan Cleaning Service terhadap pengusaha lokal,”kata Dede kepada Bukabantennews.com

“Masa kerjaan seperti Cleaning Service dan Parkir saja pihak CCM tidak mau mengakomodir terhadap pengusaha yang ada di Kota Cilegon,”ujarnya

Menurutnya, Kalo keberadaan CCM hanya bisa membuat kemudorotan dan merugikan bagi pengusaha pengusaha kecil di Kota Cilegon mendingan di Kota Cilegon tidak udah ada CCM.

Karena hal tersebut dianggap adanya CCM di Kota Cilegon merupakan sebuah penjajahan terhadap masyarakat Kota Cilegon dari sisi Ekonomi.

“Nah itulah bedanya antara Industri dengan Mall, kalo Industri ketika berdiri akan melibatkan pengusaha lokal untuk menjadi Supplier dalam kebutuhan industrinya, sedangkan CCM hanya akan mengeruk uang masyarakat Cilegon yang nantinya akan dibawa kejakarta, karena CCM tidak mau melibatkan pengusaha di Kota Cilegon. Masa dari sistem parkir dan Cleaning Service saja tidak mau melibatkan pengusaha lokal,”jelas Dede.

Dede menyampaikan, sampai dilakukanya aksi yang dilakukan oleh ratusan masyarakat Priuk tersebut. dari pihak CCM belum ada satupun yang mau menemui masyarakat Priuk yang tergabung dalam team enam.

“Sampai hari ini, pihak CCM maupun Direksinya belum ada yang mau meneui kita, kalo sampai hari ini tidak ada yang mau menemui kita maka besok pada hari Sabtu kita akan melakukan aksi lebih besar lagi,”tegasnya

Dede menduga bahwa, berdirinya CCM di Kota Cilegon adanya keterlibatan oknum Pemerintah Kota Cilegon yang sengaja membekingi berdirinya CCM di Kota Cilegon. Sehingga CCM terus dapat berdiri dan beroprasi di Kota Cilegon.

“Sedangkan kami selaku masyarakat Kota Cilegon. Dengan adanya CCM merasa tidak dianggap dan merasa dirugikan dari sisi Ekonomi,”pungkas Dede.

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.