Lapak Hewan Kurban di Kota Serang Dilakukan Tes Keswan

banner 160x600
banner 468x60

BBC, Serang – Dinas Pertanian Kota Serang dibantu sejumlah tenaga medis bersama Dokter Hewan dari Dinas Pertanian Provinsi Banten melakukan pengecekan terhadap kesehatan heewan kurban yang dijual di lapak-lapak hewan kurban di Kota Serang.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan hewan kurban, agar para pembeli yakin atas kesehatan hewan kurban yang ada di lapak-lapak di Kota Serang.

“Oleh sebab itu kami dibantu Dinas Pertanian Provinsi Banten melakukan pengecekan secara langsung dan memberikan bukti pemeriksaan kepada lapak penjual hewan kurban yang sudah dilakukan pemeriksaan, bahwa hewan kurban yang mereka jual sudah terbebas dari virus Antraks,” kata Kepala Bidang Dinas Pertanian Kota Serang, Siswati Senin 28/8/2017.

Dokter Hewan Dinas Pertanian Provinsi Banten, Rina Herviana menjelaskan ada beberapa ciri-ciri khusus apabila terdapat hewan yang terkena penyakit atau virus Antraks, seperti terjadi pendarahan terhadap lubang kumlah seperti lubang telinga, lubang hidung, dan anus. Selain itu juga penyakit Antraks bisa diketahui dari suhu badan hewan tersebut. Hewan yang terkena virus Antrak dapat menular terhadap manusia melalui pernapasan, dan dapat menular juga melalui darah yang bersentuhan secara langsung dengan kulit manusia itu sendiri.

“Kalo menular melalui darah yang terkena kulit manusia akan mengakibatkan kulit melepuh. Apabila menular melalui pernafasan dapat mengakibatkan manusia meninggal dunia,” jelas Rina Herviana.

Sampai saat ini, kata Rina Provinsi Banten terbebas dari virus Antraks, dan diharapakan kepada para pedagang untuk tidak membeli hewan ternak yang berasal dari daerah yang terkena virus Antraks seperti Boyolali dan Bogor yang sudah positif terkena virus Antraks,” tukas Rina. (1-2)

Related Search

    Email Autoresponder indonesia
    author
    No Response

    Comments are closed.