Komisi VIII DPR RI Pastikan Penyaluran Bantuan Sosial di Kota Cilegon

banner 160x600
banner 468x60

BBC, Cilegon – Rombongan Komisi VIII DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Ke Kota Cilegon, Kunjuungan tersebut untuk memastikan penyaluran bantuan sosial tahap ke III dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kementrian Sosial Republik Indonesia berjalan dengan baik.

Anggota Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto, mengatakan  untuk tahun 2018 ini sudah disepakati oleh Komisi VIII bersma Badan Anggran dan kementrian Sosial sebanyak 34 Triliun untuk program PKH dan yang lain lain.

“Pengajuan anggran untuk program bantuan PKH dan lain lain di Pemerintah Kota Cilegon yang semula sebanyak 5 ribu bantuan diusulkan bertambah menjadi 10 ribu bantuan itu sangat mungkin dilakukan. Karena anggaran yang dikeluarkan untuk tahun ini mencapai dua kali lipat daripada  sebelumnya,”kata Yandri kepada wartawan, Kamis, 30/8/2018.

Ia mengaku, sebagai Wakil Rakyat dari Banten untuk Cilegon dan Serang dirinya mencoba terus menyuarakan di Komisi VIII DPR RI. Salah satunya yakni terkiat penambahan jumlah  dari lima ribu menjadi sepuluh ribu. Hal itu dilakukanya karena Kota Cilegon sudah berhasil dalam menjalankan Program PKH.

“Saya sebagai wakil rakyat dari Banten untuk Cilegon dan Serang akan terus mencoba

menyuarakan terus terkait penambahan anggaran untuk Penkot Cilegon tersebut di Komisi VIII DPR RI,”ujarnya.

“Apalagi Kota Cilegon dianggap sudah berhasil menurunkan PKH. Dengan begitu Kota Cilegon dapat di jadikan contoh untuk Kabupaten dan Kota di Indonesia lantaran mampu menurunkan angka PKH hingga 3,6 persen,”imbuhnya.

Ditempat yang sama. Plaksanatugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi menginginkan, masyarakat Kota Cilegon yang sudah menerima bantuan agar menjadi mandiri dan tidak seterusnya selalu mengharapkan bantuan pemerinatah. Sehingga bantuan serupa akan diberikan krpada masyarakat lain yang belum mendapatkan di kota cilegon.

“Dengan adanya Bantuan dari Pemerintah ini, saya berharap kepada masyarakat Cilegon agar segerah bisa mandiri. Jangan sampai terus-terusan berharap mendapatkan bantuan dari pemerintah, karena masih banyak yang lain yang belum mendapatkan bantuan tersebut,”ungkapn Edi

Meski diakui bahwa, saat ini pemerintah Kota Cilegon baru bisa mendapatkan sebanyak 5 ribu bantuan. Namun pihaknya sudah membicarakan hal itu kepada anggota DPR RI Komis VIII agar bantuan tersebut dapat ditambah dari 5 ribu menjadi 10 ribu.

“Mudah-mudahan dari jumblah bantuan saat ini yang hanya mendapatkan 5 ribu Bantuan, kedepan dengan adanya kunjungan dari DPR RI ini dapat bertambah menjadi 10 ribu Bantuan. Karena hal itu sudah saya sampaikan ke Anggota DPR RI Pak Yandri Susanto dan alhamdulillah tanggapanya sangat baik,”ujarnya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon Abadiah menyampaikan, warga yang mendapatkan bantuan tersebut melalui seleksi yang cukup ketat.

“Untuk mendapatkan bantuan tersebut tidaklah mudah, karena warga harus melalui skeksi yang ketat,”kata Abadiah.

Maka dari itu, pihaknya berharap  semua masyarakat Kota Cilegon mampu mengoptimalkan  bantuan tersebut runtuk memperbiki rumahnya agar menjadi layak huni.

“Kedepan dengan bantuan itu, masyarakat yang tadinya memiliki rumah yang belum layak huni dengan bantuan itu akan menjadi layak huni,”ujarnya. (1-2)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.