Ketua LSM Gapura Banten Kecam Tindakan Oknum Dokter RS Kurnia Kota Cilegon

banner 160x600
banner 468x60

BBC, Cilegon – Ketua Lembaga Suadaya Masyarakat (LSM) Gapura Banten, Husen Saidan, mengecam keras tindakan sloknum dokter yang tidak menyenangkan yang diterima oleh Hasan Saidan, warga Cilegon beberapa hari yang lalu. Pasalnya oknum dokter tersebut telah memperlakukan pasien dengan cara tidak baik dan tidak sopan hingga membuat seorang pasien tersebut jatuh pingsan.

Menyikapi insiden tersebut, Husen mengaku mengecam keras atas tindakan oknum dokter yang telah memperlakukan pasien dengan cara tidak baik dan tidak sopan.

“Memperlakukan pasien tidak baik atau tidak sopan, apalagi sampai menggebrak meja hingga menyebabkan pasien pingsan, itu sudah melanggar Undang-undang dan kode etik kedokteran,” kata Husen, saat ditemui dikediamnya di Situ Rawa Arum Kota Cilegon Jum’at, 6/7/2018.

Maka dari itu lanjut Husen, pihaknya sebagai pribadi maupun lembaga, meminta kepada  pihak manajemen RS Kurnia agar segera memberikan klarifikasi.

“Kita minta 1 kali 24 jam, harus ada klarifikasi dari pihak yang bersangkutan dan dimuat di media selama 7 hari berturut-turut. Kalau tidak dihiraukan juga, kami akan melakukan gugatan secara pidana atau perdata,”ujarnya

Oleh sebab itu, kepada pihak pemerintah daerah terutama kepata Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang terkait dalam persoalan perizinan pembuatan Rumah Sakit, agar dapat lebih selektif dalam  memberikan izin bagi petugas medis khususnya dokter.

“Maksud saya begini, alangkah baiknya jika ada tes psikologi atau tes kejiwaan bagi dokter yang ingin mengabdikan dirinya di Cilegon. Saya khawatir, jika insiden seperti ini terulang, tentunya malah membahayakan keselamatan masyarakat yang dilayani,”pungkas Husen. (1-2)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.