Investasi Modal Asing di Banten Terbesar Ke-3 Nasional

banner 160x600
banner 468x60

BBC, Serang – Keberhasilan investasi di Banten dapat dilihat dari tren investasi yang terus meningkat. Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang diterima oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten, nilai investasi Provinsi Banten periode Semester I Tahun 2018 telah terealisasi sebesar Rp.29,99 triliun dengan 2.055 proyek.

Berdasarkan laporan tersebut realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) di Provinsi Banten Semester I tahun 2018 menempati urutan ke-3 setelah Jawa Barat dan DKI Jakarta dengan nilai investasi mencapai Rp. 21,97 triliun dari 1.518 royek. Begitu juga, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Provinsi Banten cukup tinggi, yakni berada di peringkat ke-7 dengan nilai investasi mencapai Rp 8 triliun dengan 537 proyek.

Demikian terungkap dalam Dialog Ivestasi yang digelar DPMPTSP di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Senin 27/8/2018.

“Sebagai tujuan investasi, ada banyak potensi investasi di Banten yang bisa ‘dijual’ kepada para investor, salah satunya sektor pariwisata. Salah satunya yang kini tengah menjadi perhatian pemerintah Provinsi Banten adalah revitalisasi Kawasan Banten Lama,” kata Andika.

Andika mengaku, Pemprov Banten iingin nantinya wisata religi Banten Lama berhasil menarik wisatawan yang pada akhirnya akan memberikan multiplier effect pada sektor lain.

Dipaparkan Andika, sejauh ini pekerjaan revitalisasi Banten Lama telah mengalami perkembangan sejak ditandatanganinya MoU atau Nota Kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Banten dengan Pemkot dan Pemkab Serang pada Bulan Juli 2018. Perkembangan dimaksud antara lain kanal di sekitar kawasan yang selama  ini diketahui kumuh dan kotor serta menjadi tempat usaha liar, sudah mulai dilakukan perbaikan dan pembangunan untuk fasilitas wisata air. Lalu, daerah depan masjid diperbaiki sehingga lebih rapih dan tertata, serta ditambahkan fasilitas terminal wisata yang lebih representatif untuk menampung wisatawan yang datang berkunjung.

 “Tentu saja aksesibilitas dalam hal ini sangat penting sebagai penunjang kegiatan investasi. Oleh karenanya kita berharap pembangunan yang masuk dalam proyek strategis nasional seperti Tol Serang-Panimbang akan memberikan dampak bagi pertumbuhan investasi di Banten,” ujarnya.

Sementara itu pembicara lainnya, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten Wahyu Wardhana mengatakan, realisasi investasi tersebut merupakan indikator dan keberhasilan Provinsi Banten sebagai salah satu tujuan investasi.

“Kami terus berkomitmen mempromosikan potensi investasi di Banten, salah satunya sektor pariwisata yang menjadi perhatian pemerintah,” kata Wahyu.

Tak hanya itu, lanjutnya, untuk mendorong pertumbuhan investasi, Pemprov Banten melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten tak sekadar mengandalkan potensi alam dan letak geografis semata, tetapi juga telah dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan rasio kemudahan berusaha melalui layanan perizinan terpadu PTSP. (1-1)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.