HMI Nilai Pembangunan Infrastruktur Di Era Jokowi Tak Sesuai Peningkatan Ekonomi

banner 160x600
banner 468x60

 

BBC, Lebak – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menyebut diera kepemimpinan Joko Widodo – Jusuf Kalla selama 5 tahun banyak pembangunan infrastruktur yang dikerjakan. Hal tersebut menunjukkan konsistensi Calon Presiden petahana dalam bekerja.

Pernyataan tersebut disampaikan HMI saat berunjuk rasa di depan kantor DPRD Kabupaten Lebak. Dalam orasinya mahasiswa menyebut setiap pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan dinilai tak sesuai dengan peningkatan ekonomi yang menjadi nilai dasar manusia sebagai (homo ekonomicus).

“belanja pemerintah pada infrastuktur diharapkan menjadi penggerak ekonomi melalui pembelian barang dan jasa, terutama tenaga kerja padat karya. pada jangka menengah dan panjang, diharapkan efesiensi logistik kita akan meningkat namun nyatanya setiap pembangunan melahirkan dilematis pada kondisi objektifnya,”ujar Korlap Aksi Aziz Awaludin, Senin (24/9/2018).

Azis menilai sebagai presiden dan wakil presiden mereka menunjukan konsistensi dalam bekerja, terutama pembangunan infrastuktur. jalan tol, jalan raya dan jalan kereta api, bendungan, serta pelabuhan yang mendapat perhatian serius, terutama untuk luar jawa.

Namun nyatanya, Sambung Aziz Secara kondisi objektif hari ini bisa dilihat di kabupaten Lebak, ada pembangunan nasional yaitu bendungan waduk karian sebagai suplai air untuk wilayah serang, Cilegon, Tangerang dan Jakarta yang masih meninggalkan hutang kepada masyarakat sekitar.

“harus kita ketahui banyak tanah masyarakat yang belum di bebaskan dan ada beberapa yang baru di bayar setengahnya. kalo bapak presiden dan wakil presiden tidak percaya tolong cek ke daerah kami,” tegasnya. (AK/1-1)

 

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.