Gubernur Banten Lakukan Monitoring Terhadap Pembangunan di Lingkup Pemkot Cilegon

banner 160x600
banner 468x60
BBC, Cilegon – Gubernur Banten Wahidin Halim mengingatkan kepada seluruh aparatur sipil negara di lingkup Pemerintah Kota (pemkot) Cilegon agar tidak takut hukum,  dalam melaksanakan tugasnya. Selama pekerjannya dijalankan sesuai dengan prosedur dan profesional, maka ASN tidak akan tersangkut persoalan hukum apapun. Demikian ditegaskan Gubernur Banten Wahidin Halim dalam kesempatan melakukan pengawasan di Kota Cilegon. Rabu, 9/5/2018
“Selama para ASN mampu melaksanakn tugasnya dengan baik, mengikuti sesuai dengan Prosedur yang telah ditentukan dan dapat melakukan dengan profesional. Saya yakin ASN tidak akan tersangkut persoalan hukum,”kata WH kepada wartawan saat ditemui usai kegiatan tersebut.
Ia mengaku akan terus melakukan monitoring, evaluasi, dan supervisi terhadap penyelenggaraan pemerintahaan yang berada di kabupaten/kota di seluruh Provinsi Banten.
“Demi kelancaran dan kesuksesan bersama yang dilakukan oleh pemerintahan di Kabupaten dan Kota yang ada di Banten ini, saya akan terus melakukan Monitoring, evaluasi dan supervisi terhadap ASN,”jelasnya
Dimana dalam rapat koordinasi tersebut, dilakukan pula dialog antara Gubernur dengan para pejabat Pemkot Cilegon khususnya yang berkenaan dengan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pengangguran dan pengelolaan aset milik pemerintah.
Sementara itu, ditemui ditempat yang sama, Pelaksanatugas Walikota Cilegon Edi Ariadi dalam paparannya menyampaikan sejumlah pembangunan yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan di Kota Cilegon. salah satu  diantaranya seperti perbaikan Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang ambrol dan pembangunan jalan lingkar utara (JLU).
“Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini Pemkot Cilegon akan memperbaiki Jalan JLS yang ambrol akibat gerusan air hujan beberapa hari yang kalu dan kita juga akan melakukan pembangunan Jalan JLU, maka dari itu saya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Provinsi Banten atas bantuan keuangannya kepada Pemerintah Kota Cilegon terkait pembangunan tersebut,”ungkap Edi
Adapun tujuan akan dibanunya Jalan Lingkar Utara (JLU)  Kota Cilegon tersebut, untuk memperlancar arus transportasi di Kota Cilegon, dan diharapkan dapat membantu mempelancar pembangunan pelabuhan warna sari Kota Cilegon.
“Rencnanaya untuk JLU akan dikerjasamakan dengan KPBU yang difasilitasi oleh Departemen Keuangan. Dimana untuk pembangunan JLU memakan dana yang cukup besar mencapai 400 hingga 500 Milyar rupiah. Sedangkan untuk pembebasan lahannya saja mencapai 200 Milyar rupiah,”pungkas Edi. (1-2)

Related Search

    Email Autoresponder indonesia
    author
    No Response

    Comments are closed.