DPC PDI Perjuangan Kota Cilegon Lakukan Pengkaderan.

banner 160x600
banner 468x60
BBC, Cilegon – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai PDI Perjuangan Kota Cilegon Reno Yanuar  mengaku tidak menginginkan memiliki kader yang hanya mementingkan kepentingan pribadi, bukan untuk mementingkan kepentingan masyarakat. Demikan diungkapkan Reno saat ditemui disela-sela kegiatan pelatihan Kader Pratama yang dilakukan di salah satu Hotel di Kota Cilegon. Jum’at, 23/3/2018.
“Kita tidak mau mencalonkan kader yang tujuanya hanya untuk mementingkan kepentingan pribadi, bukan untuk mementingkan kepentingan masyarakat,” kata Reno kepada wartawan.
Menurutnya kepentingan masyarakat itu adalah kepentingan diatas segala galanya. Maka dari itu Partai PDI Perjuangan berharap dapat memiliki kader yang memiliki integritas dan kapabiltas yang baik serta kredibilitas yang baik.
Oleh sebab itu lanjut Reno,  bahwa bagaimana caranya agar  dapat membuat para kader PDI Perjuangan lebih peduli lagi terhadap kepentingan masyarakat kecil dan Program-program yang dituangkan akan sesuai dengan marwah partai.
“Karena marwah partai PDI kan sudah jelas partai PDI P adalah partai uong cilik. Muda mudahan dengan dilakukanya pengkaderan ini bisa membentuk karakter para kader yang mampu menciptakan kader-kader terbaik khususnya untuk Kota Cilegon,” ungkapnya.
Sementara itu, ditemui ditempat yang sama, Bandiklatpus DPP Partai PDI Perjuangan Andarus satnyoto mengatakan. Bahwa dilakukanya pelatihan pengkaderan pratama itu bertujuan untuk menyiapkan kader PDI Pernjuangan agar memiliki Ideologi yang mumpuni dan memiliki pengetahuan organisasi pengetahuan dalam pengorganisasian masyarakat.
“Jadi dilakukanya latihan pengkaderan ini untuk memberikan pelatihan kepada para kader agar mampu memiliki ideologi yang mumpuni dan pengetahuan organisasi masyarakat yang luas,” kata Andarus.
Adapun materi yang dilakukan dalam pelatihan tersebut adalah 40 % materi soal Ideologi, 30 % pengetahuan soal organisasi,  dan 40 % pelatihan soal kemampuan dalam mengenal masyarakat dan kemampuan dalam mengorganisir masyarakat.
“Pelatihan tersebut dilakukan secara wajib untuk kader PDI P yang ada di Indonesia,” ujarnya
Dalam kesempatan itu Andarus menjelaskan bahwa, proses Pendidikan pengkaderan tersebut ada tingkatnya seperti tingkatan Pratama yang tanggung jawabnya di tingkat DPC, dan pendidikan Madya yang tanggung jawabnya di tingkat DPD Provinsi dan pendidikan kader utama (Nasional) tanggung jawabnya ada di tingkat DPP.
“Selain melakukan pendidikan pengkaderan Partai. PDI P juga melakukan pelatihan khusus wanita dan sekolah calon kepala Daerah. Karena perempuan harus didukung terus agar ikut serta dalam  menciptakan Indonesia sejahtera,” pungkasnya. (1-2)
Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.