BPKAD Benahi Aset Pemerintahan Sesuai SOTK Baru

258 views
banner 160x600
banner 468x60

BBC, Serang – Pemerintah provinsi Banten melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) membenahi aset-aset pemerintahan dengan menyesuaikan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru. Kebijakan ini dibuat menyusul pembelakuan Undang-undang nomor 23 tahun 2014tetang pemerintahan daerah dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah.

“Pembenahan ulang aset-aset pemerintahan harus dilakukan mengingat dengan adanya kebijakan perubahan SOTK sejumlah SOTK ada yang dileburkan atau dipecah menjadi dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) berbeda,” ungkap Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Nandy S Mulya, usai rapat penataan Aset di kantor BPKAD, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu 1/2/2017.

Nandi mencotohkan, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbanda) dileburkan dan fungsinya dimasukan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten. Kemudian, Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) dileburkan dan fungsinya dimasukan kedalam Dinas Pertanian, Perternakan, dan Perkebunan (sebelumnya Dinas Pertanian dan Perternakan) dan Dinas Lingkungan Hidup (sebelumnya Badan Lingkungan Hidup Daerah).

“DPPKD menjadi dua, jadi Badan Pendapatan Daerah dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Dishubkominfo menjadi Dishub dan kominfo, terus BPPMD menjadi Dinas Pemerintahan Desa, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Kependudukan, dan Keluarga Berencana,” ujar Nandy.

Dengan adanya perubahan, kata Nandy perlu adanya pendataan sekaligus penataan aset daerah. Aset-aset yang sebelumnya tercatat milik SKPD yang dileburkan atau dipecah harus ada kejelasan pelimpahannya.

“Pa Sekda sudah kirimkan surat edara tanggal 15 Desember 2016, isinya itu bahwa berkaitan dengan SOTK baru untuk OPD baru, aset harus ditata, dicatat yang bener. Misalnya, aset Hutbun akan diserahkan kemana, berapa yang diserahkan ke Distanak, berapa yang ke BLHD, nah itu semua harus didata, nanti juga akan dimasukan ke Simda BMD (Barang Milik Daerah) termasuk pembagian gedung,” katanya.

Nandy menegaskan, rapat yang dihadiri oleh Sekda Banten Ranta Soeharta hari ini, pendataan dan penataan aset selambat-lambatnya selesai pada hari Jumat pekan ini.

“Hari Jumat harus sudah ada berita acara serah terima, ini tujuannya supaya tertib administrasi tata kelola asset. Selaitu itu harus sudah didapati pemetaan kantor SKPD baru. Kita lihat jumlah pegawainya, ketersediaan gedung. Apakah masih ada dua dinas di satu gedung atau gimana kita lihat nanti,” tegasnya. (1-1)

Related Search

    Email Autoresponder indonesia
    author
    No Response

    Comments are closed.