Belum ada Tim Investasi, Penyertaan Modal Bank Banten Dicoret

banner 160x600
banner 468x60

 

BBC, Serang – Usulan penyertaan modal terhadap Bank Banten sebesar Rp110 milyar pada anggaran perubahan tahun 2017, akhirnya dicoret oleh pemerintah. Alasannya pemprov Banten masih perlu melakukan kajian matang  terkait persoalan tersebut. Apalagi diketahui tim investasi dan tim pengelola investasi daerah yang diatur dalam Peraturan Mentri Dalam Negeri Nomor 52Tahun 2017 tentang pedoman investasi daerah belum dibentuk.

Wakil Gubernur Banten Adika Hazrumy mengakui sampai saat ini tim penasehat dan pengelola investasi daerah di Banten belum terbentuk. Akibatnya usulan penyertaan modal untuk bank Banten belum bisa diloloskan pada anggaran perubahan tahun ini.

“Kemaren ada pertimbangan dari pa Gubernur dalam kaitannya audit dari bank Banten kan belum semuanya terlaporkan ke pa Gubernur. Jadi pa Gubernur ini snagat betul-betul detail dalam efektivitas anggaran tahun 2017 ini,” kata Andika usai menghadairi rapat paripurna di Gedung DPRD Provinsi Banten, KP3B Curug Kota Serang, Kamis 28/9/2017.

Padahal diakui Andika, keberadaan bank Banten saat ini masih membutuhkan suntikan dana untuk mengembangkan usahanya. Meski begitu pemerintah melalui Gubernur tetap berhati-hati dalam menentukan kebijakan yang akan diambil.

“Ya kami berharap penambahan penyertaan modal terhdap bank Banten bisa dialokasikan kembali pada tahun 2018 mendatang. Dlam kaitan ini tentu maih ada kajian yang perlu dibahas bersama,” katanya.

Wakil ketua DPRD Provinsi Banten, Nuraeni menilai, pencoretan anggaran penyertaan modal terhadap bank Banten merupakan sikap kehati-hatian pemerintah melalui kebijakan Gubernur. Karena Gubernur saat ini lebih berhati-hati dalam menentukan setiap kebijakan yang diambil.

“saya kira yang dilakukan gubernur dalam mencoret penyertaan modal bank Banten dengan alasan realistis saya kira. Karena kan memang belum ada tim investasi daerah, memang kan perlu diatur yah,” jelas Nuraeni.

Meski demikian, Nuraeni berharap tidak direstuinya usulan penyertaan modal oleh pemerintah tidak menjadi kinerja Bank Banten menjadi loyo. Bahkan DPRD mendorong agar persoalan tersebut harus menjadi pemicu terhadap managemen bank Banten untuk bekerja lebih giat lagi.

“Kami pada dasarnya menyetujui agar pada tahun mendatang penyertaan modal kembali diusulkan oleh eksekuitf. Sehingga diharapkan dengan tambahan modal tersebut akan mendorong usaha dari bank Banten  agar lebih meningkat lagi,” tegas Nuraeni. (1-1)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.