Angka Kemiskinan di Banten Turun 4 Persen

119 views
banner 160x600
banner 468x60

BBC, Lebak – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan angka kemiskinan di Provinsi Banten turun 4,02 persen dari 9,22 persen di tahun 2003 menjadi 5,20 persen tahun 2018. Pernyataan tersebut disampaikan Wagub kepada ribuan warga Kabupaten Lebak yang menghadiri acara launching penyaluran bantuan sosial rakyat banten bersatu melalui kartu multiguna di Gedung Pertemuan Asakinah, Kecamatan Cibadak.
“Turunnya angka kemiskinan berdasarkan data BPS. Dari 9,22 persen tahun 2003 menjadi 5,20 tahun 2018,” kata Wagub di Gedung Sakinah, Kamis 6/9/2018.

Wagub berpendapat, menurunya angka kemiskinan berkat bersinerginya pemerintah pusat dan provinsi dalam menanggulanginya. Melalui program pemberian bantuan sosial dan tunai.
“Salah satunya ini program Jamsosratu. Program pemberian uang tunai untuk anak sekolah bukan untuk dibelikan rokok,” katanya.

Wagub berharap, uang yang disalurkan pada saat ini di salurkan tunai melalui kartu multiguna. Kartu ATM yang bisa digunakan penarikannya di bank mana saja yang sudah di tunjuk BI.
“Salah satunya itu di BJB. Dan Doakan pak gubernur dan wagub di tahun 2019 nanti dapat menambahkan keluarga penerima manfaat dan nilainya yang tahun ini Rp1.600.000,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Wagub mengapresiasi Bank Indonesia sudah membantu menyukseskan penyaluran jamsosratu. Sekarang tidak lagi tunai tetapi sudah melalui ATM.
“ATM sudah berlogo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional). Dikeluarkan oleh BI,” katanya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhanah menuturkan, launching penyaluran Jamsosratu menggunakan kartu multiguna merupakan yang ke-tiga kalinya. “Pertama Kota Serang, Ke-dua Pandeglang dan ke-tiga di Lebak. Kurang lebih 1000 orang penerima,” katanya. (1-1)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.