Akui Biaya Politik Mahal, Wawan Minta Kadernya Dekatkan ke Masyarakat

banner 160x600
banner 468x60

BBC, Serang – Wawan Pimpinan Wilayah Partai Nasional Demokrat Provonsi Banten menggelar rapqt kordinasi wilayah khusus di Rumah Makan Sari Kuring Ciracas Kota Serang, Senin 15/8/2016.

Rakorwiksus yang mengetengahkan tema “konsolidasi kader partai Nasdem se-provinsi Banten menuju sukses pilgub provinsi ¬†Banten tahun 2017” tersebut dihadiri 100 pengurus partai di tingkat DPW dan DPD di 8 kabupaten dan kota di Banten.

Dalam sambutannya ketua DPW Nasdem Banten Wawan Iriawan mengatakan, dalam peata demokrasi seperti pemikihan Kepala daerah itu ternyata tidak murah. Karena setiap partai harus mengeluarkan anggaran yang tidak sedikit dalam  mengawal pestademokrasi tersebut.

“Coba liat dalam halaman 9 pada materi hari ini, melihat biaya kampanye sangat luar biasa. Dimana tertera dari pemilih yang ada tercatat sebanyak 7.885.599 pemilih, biqya yang harus dikeluarkan oleh parpol itu mencapai 7 M. Jumlah ini jika dilihqt biaya dalam 7 ribu pemilih sekitar Rp. 100.000. Selain itu untuk biaya saksi juga Rp.100.000X 17.693, jadi kisarannya itu mencapai Rp. 1.769.300.000,” ujar Wawan.

Akan tetapi Wawan mengatakan, fenomena mahalnya biaya demokrasi itu ternyata diminati setiap kepala daerah maupun anggota legislatif untik mengikuti pesta demokrasi seperti pilkada maupun pileg.

“Misalnya ditarik pada pileg kemaren, satu anggota dewan harus mengekuarkan biaya 700 juta setiap orangnya. Akan tetapi masih banyak orang-orang yang gila pokitik, sehingga biaya besarpun rela untuk bisa bergabung,”katanya.

Oleh karena itu Wawan menekankan agar setiap kader partai Masdem untuk tidak takut untuk membangun politik.

Karena sentuhan terhadap masyarakat ini menjadi penting mengingat mahalnya proses pokitik yang berlangsung.

“Banyak-banyaklah menyapa rakyat untuk bisa membangun politik agar lebih hemat. Karena kita harus mencapai target dalam setiap.pesta demokrasi teraebut,”kata Wawan.

Ketua KPU Banten yang menjadi pembicara dalam acara tersebut Agus supriatna mengungkapkan, dalam tahapan pilgub saat ini tengah dilakukan verifikasi faktual.terhadap penyerahan dukungan calon independen. Dimana terdapat 4 pasangan calon yang menyerahkan bukti dukungan ke KPU.

“Sedangkan untuk masa kampanye itu di mulai dari tanggal 28 oktober sampai 11 Februari nanti. Dalam Undang-undang, masa kampanye dalam bentuk tetap buka rapat umum dan sosialisasi di media. Dalam undang-undang ini untuk calon dari intansi pemerintahan, pegawai BUMN, TNI dan Polri, maka 21 September harus sudah mengundurkan diri ditandatangani diatas materai. Sedangkan untuk pencoblosan itu 15 Februari dimulai sejak pukul 7-13 siang,” kata Agus. (1-1)

 

Related Search

    Email Autoresponder indonesia
    author
    No Response

    Comments are closed.