Akses Jalan Menuju Baduy Diperbaiki

312 views
banner 160x600
banner 468x60
BBC,  Lebak – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak, Wawan Kuswanto mengatakan, pihaknya sudah memperbaiki kerusakan jalan dari Kota Rangkasbitung menuju akses wisata budaya Baduy sepanjang 6,5 Kilometer yang sebelunnya rusak parah dari mulai Kecamatan Cimarga hingga Kecamatan Leuwidamar,terutama yang mengalami rusak berat di Desa Sudamanik, Kecamatan Cimarga sepanjang 2,5 kilometer yang kerap dikeluhkan oleh pengguna jalan.Hal ini dikatakan Wawan kepada wartawan,  Kamis 13/9/2018
Menurut Wawan,pihaknya sudah menggelontorkan anggaran sebesar 12 miliar untuk perbaikan jalan milik kabupaten yang dulu mengalami kerusakan,baik rusak berat,sedang dan ringan di sejumlah titik. “Sekarang ini hanya tinggal 500 meter yang masih rusak,namun tahun ini semuanya sudah mulus,’terangnya.
Perbaikan jalan menuju akses wisata budaya Baduy bertujuan,memberikan kenyamanan kepada para wisatawan yang akan berkunjung ke Baduy.”Kalau jalannya bagus, nanti wisatawan akan banyak datang ke Baduy. Sebab,selama ini para wisatawan banyak yang mengeluhkan kondisi jalan menuju akses ke Baduy,” tuturnya.
Wawan menjelaskan, perbaikan jalan kabupaten tidak hanya jalan yang menuju ke widata budaya Baduy, namun jalan dari Kecamatan Muncang ke Gajruk, Kecamatan Cipanas  dan juga jalan dari Kecamatan Sajira ke Kalawijo sepanjang 1,6 kilomter yang kini dalam kondisi rusak parah di beberapa titik, juga sudah diusulkan untuk perbaikan.”Mudah mudah  dalam anggaran perubahan ini, dapat dialokasikan anggaran untuk perbaikan jalan Sajira-Kalawijo,”cetusnya..
Ia menambahkan, sebelumnya PUPRLebak juga sudah melakukan perbaikan jalan melalui paket lelang, pemeliharaan rutin untuk jalan yang megalami rusak sedang dan ringan,seperti ruas jalan Sumur Buang-Kalahang yang menghubungkan Kecamatan Cibadak dan desa Padasuka,Kecamatan Warunggunung.“Untuk jalan alternatif dari Rangkasbitung ke Serang ,yaitu, jalan Sumur Buang-Padasuka kini sudah dalam kond mulus,’tuturnya.
Wawan menjelaskan,kerusakan jalan kabupaten saat ini hanya ada di beberapa ruas jalan alternatif,karena jalan utama dari Rangkasbitung ke Malingping sepanjang 72 kilometer sudah mulus menggunakan rigid beton.
Ia menjelaskan, meski dengan anggaran yang sangat terbatas,namun perbaikan ruas jalan dapat berjalan maksimal, karena beberapa saat sebelumnya jalan yang akan diperbaiki sudah dilakukan uji coba kelayakan tanah.“Sebelum diaspal menggunakqn hotmix, kita uji coba dengan pengerasan, labil atau tidak tanahnya ketika dilintasi kendaraan besar. Ternyata setelah beberapa saat dibiarkan, tanah tetap stabil sehingga kita laksanakan hotmix,” ujar Wawan. (AK/1-1)
Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.