90 Persen Bus di Terminal Terpadu Merak Bodong

508 views
banner 160x600
banner 468x60

BBC, Cilegon – Hampir 90 persen Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dari 37 PO  yang beroperasi di Terminal Terpadu Merak (TTM) Kota Cilegon bodong. Pasalnya secara Administrasi bus-bus tersebut tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan resmi.

Kepala Terminal Terpadu Merak, Sugiyo mengungkapkan, sampai saat ini bus yang masuk ke Terminal Terpadu Merak kurang lebih sebanyak 750 Bus.

“Akan tetapi dari jumlah itu tercatat 90 persennya tidak memiliki kelengkapan kendaraan yang syah,” kata Sugiyo.

Karenanya, kata Sugiyi pihaknya mulai memberlakukan pemeriksaan terhadap kelangkapan bus yang akan masuk ke terminal secara berkala.

“Hal itu dilakukan guna mengetahui perijinan dan kelengkapan surat-surat dari bus yang masuk ke TTM. Selain itu upaya tersebut merupakan bagian dari memastikan penumpang aman dalam menaiki kendaraan bus, yang tertuang dalam undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas,” katanya.

Sementara itu, Sugiyo menjelaskan pemeriksaan ini dilakukan pada kelengkapan KPS dan KIR kendaraan, karena pada saat dilakukan pemeriksaan KPS dan KIR beberapa waktu yang lalu  ditemukan KPS Palsu.

Adapun dari hasil pemeriksaan yang terhitung belum lama, Sugiyo menuturkan, terdapat sedikitnya 8 bus sudah dikeluarkan dari Terminal Terpadu Merak lantaran tidak dilengkapi dengan surat kelengkapan kendaraan.

“Sedangkan disisi lain Dirjen kementrian perhubungan telah memanggil seluruh pengusaha bus yang ada di wilayahnya. Akan tetapi para pengusaha tersebut hingga kini masih membandel,” ujar Sugiyo. Karenanya, pihaknya menghimbau kepada para pengusaha bus untuk segera mungkin melangkapi administrasi kelengkapan kendaraan.

“Karena jika tidak, maka kamj tidak segan-segan memberlakukan sanksi berat terhadap para pengusaha yang dianggap tidak memetuhi ketentuan yang berlak,” tegasnya. (1-2).

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.