Bersama Wagub, Mensos Sambangi Korban Gempa Bumi di Lebak

banner 160x600
banner 468x60
 
BBC, Lebak – Menteri Sosial Republik Indonesia, Idrus Marham turun langsung mendatang lokasi terdampak gempa di Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Rabu 24/1/2018. Kedatangan Mensos sesuai instruksi Presiden RI, Joko Widodo terkait dengan aksi tanggap bencana gempa yang menimpa Provinsi Banten.
Dalam kesempatan tersebut Mensos RI, Idrus Marham yang didampingi Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah serta jajaran diejen dikementrian sosial RI.
Idrus Marham mengungkapkan bahwa beberapa jam setelah peristiwa gempa dengan kekuatan 6,5 skala richter yang berpusat di Kabupaten Lebak pada Selasa kemarin dirinya dipanggil ke istana oleh Presiden RI.
“Arahan pak presiden itu, harus diilihat langsung seperti apa, pokoknya pastikan tidak ada anak bangsa yang tidak terurusi,” ujar Mentri Sosial RI, Idrus Marham usai memberikan bantuan di kantor kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak yang juga menjadi salah satu loksi terdampak gempa.
Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa, setelah mendapat arahan langsung dari Presiden RI dirinya langsung memerintahkan jajarannya untuk langsung mendatangi lokasi terdampak, guna menginfentarisir sejunlah kerusakan serta membawa bantuan untuk para korban.
“Pada tahap awal kita sudah berikan bantuan, langkah kita ambil yang kerusakan berat dan tidak bisa ditempati kan harus kira siapkan,” lanjutnya
Pada peristiwa bencanan alam tersebut, dirinya berharap baik ditingkat masyarakat, Pemerintah Daerah dan Pemerintah pusat dapat bersama-sama bergotong royong melakukan langkah dalam rangka membantu para korban terdampak bencana.
 “Seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah harus bersatu dan bergotong royong untuk melakukan apa saja dalan rangka mengatasi bencana tersebut,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi Banten, Andika Hazrumy melaporkan secara langsung kepada Mensos terkait dengan kronologi peristiwa bencana alam tersebut. Dimana berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten terdapat empat Kabupaten Kota di Provinsi Banten yang terdampak gempa, dimana 18 kecamatan diantaranya memiliki dampak terparah.
“Kerusakan rumah dan sarana umum sampai saat ini berjumlah 1.146 bangunan yang terbagi dari rusak berat dan rusak ringan,” ujar Wakil Gubernur Provinsi Banten, Andika Hazrumy
Lebih jauh Andika mengungkapkan bahwa BPBD telah langsung turun ke lapangan beserta relawan taruna siaga bencana (Tagana) untuk melakukan infentarisir korban serta membangun posko-posko bantuan disejumlah titik yang terdampak gempa.
“Teman relawan dari Tagana sudah ada 215 personil yang siap di Kabupaten Lebak dan 40 personil lainnya  di Kabupaten Lebak,” lanjutnya.
Hingga saat ini Pemprov Banten telah menyalurkan sejumlah bantuan berupa beras, selimut, matras, lauk pauk, tenda gunubg serta bantuan lainnya dengan nilai mencapai Rp 230 juta rupiah.
Usai memberikan bantuan, rombongan melanjutkan kunjungan ke beberapa rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa. Dalam kesempatan tersebut pula Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya mengaku akan merumuskan agar dapat memberikan bantuan untuk membangun kembali rumah warga yang rusak berat.
“Ibu sabar dulu yah, pasti kita rumuskan,” pungkas Iti. (1-1)

Related Search

    Email Autoresponder indonesia
    author
    No Response

    Comments are closed.