Datangi Ibu Penganiayaan Suami, Adde Rossi Ini Penelantaran Anak

banner 160x600
banner 468x60

BBC, Serang – Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Banten, Adde Rosi Khoerunnisa, melayad langsung ke rumah korban penganiayaan yang dilakukan oleh seorang suami terhadap istri dan dua anaknya yang terjadi di Komplek Puri Anggrek, Kelurahan Kelodran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Jum’at 10/11/2017

Seperti yang di beritakan beberapa bulan yang lalu bahwa, terjadi penganiayaan terhadap seorang istri dan dua orang anak dengan menggunakan palu dan ternyata seorang istri dalam kondisi sedang hamil.

Seorang korban penganiayaan Diah (35) tahun istri dari tersangka penganiayaan tersebut, pada hari ini jum’at (10/11) kandungan yang sudah berusia 7 bulan mengalami keguguran, yang mengakibatkan anaknya meninggal dunia dalam kandungan.

Ketik ditemui ditempat Pemakaman Umum TPU Komplek Puri Anggrek Adde Rosi Khoerunnisa mengatakan baru mendengar bahwa ibu Diah korban penganiayaan yang dilakukan oleh suaminya Stanly (40) mengalami keguguran yang mengakibatkan bayi dalan kandunganya meninggal dunia.

“Baru dengar kalau korban penganiayaan yang dipukul pake palu itu, bu Biah sedang hamil dan mengalami keguguran sehingga anaknya meninggal dunia dalam kandungan,” ujar Adde

Dalam kesemapatan itu Adde Rossi mengaku sudah berkordinasi dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Drajat Prawinegara Kota Serang bahwa meninggalnya bayi tersebut sudah dua hari dalam kandunganya, dan kondisinya sudah membiru.

“Kata pihak RSUD Serang sih, meninggalnya sudah dua hari dalam kandungan dan kondisinya juga sudah membiru,” kata Adde lagi.

P2TP2A Provinsi Banten, kata Adde melihat telah terjadi penelentaran terhadap anak.  Dalan hal ini menelantarkan bayi dalam kandunganya sehingga mengakibatkan kematian”, terangnya.

“Tentu kami merasa prihatin sekali dan sedih sangat menyayangkan hal seperti ini bisa terjadi,” imbuhnya.

Maka dsri itu Adde Rossi mengucapakan terima kasih kepada masyarakat Komplek Puri Anggerk yang sudah mengantarkan dan sudah mau menguburkan jenazah bayi dari ibu Diah yang merupakan korban penganiayaan tersebut.

“Saya ucapkan terika kasih kepada seluruh madyarakat Komplek Puri Anggrek yang sudah mau mengantarkan dan menguburkan Jenazah bayi ibu Diah,” pungkas Adde. (1-2)

Related Search

    Email Autoresponder indonesia
    author
    No Response

    Comments are closed.