6.000 Ton Beras Asal Vietnam Disimpan di Gudang Bulog Cikande

banner 160x600
banner 468x60

BBC, Cilegon – Kapal jenis angkutan Inward Manifest Iaut dengan nama lambung MV. Vinh Huno pengangkut Beras impor asal Vietnam dengan muatan sebanyak 6.000 ton akhirnya dilakukan pembongkaran. Padahal kapal tersebut beberapa hari terkatungkatung diatas Perairan Merak Kota Cilegon Banten.

Beras Impor asal Vietnam yang didatangkan oleh pemerintah pusat yang tiba di Perairan Merak sejak minggu (11/2) dan rencananya akan di kirim ke Gudang Bulog yang berada di Kota Tangerang Banten, setelah mendapatkan Izin dari
petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) tipe Madya Pabean Merak, Banten akhirnya hari ini sudah dapat dilakukan pembongkaran.

“Beras ini didatangkan dari Vietnam, yang akan langsung di kirim ke Gudang Bulog yang berada di Cikande,” Kata Kepala seksi Operasional Pelayanan Publik Sub Diver Tanggerang, Heru Stadyanto saat ditemui di Pelabuhan Indah Kiat,  Rabu 14/2/2108

Adapun pembongkaran beras tersebut lanjut Heru, akan dilakukan secara bertahap, karena tergantung pada kemampuan petugas bongkar yang berada di Pelabuhan Indah Kiat.

“Kita lakukan secara bertahap, karena tergantung dari kemampuan petugas bongkar barang di sini, kalo digudang Bulog Cikande dapat membongkar sekitar 1500 per hari, dengan kapasitas 6000 berarti kalo di estimasi akan dilakukan sekitar 4-5 Hari,” jelasnya

Dalam kesempatan itu Heru menyampaikan bahwa jenis beras yang di kirim hari ini adalah beras jenis Vietnam dengan pecahan 5%.

“Beras impor ini adalah beras Vietnam dengan pecahan 5%,” ucapnya

Beras Impor dari Vietnam tersebut lanjut Heru, merupakan tugas dari pemerintah pusat untuk disimpan di Gudang Bulog yang berada di Cikande Kota Tangerang.

“Ini kan tugas dari pemerintah, agar beras ini di simpan di Gudang Bulog yang berada di Cikande. Rencananya beras tersebut akan kita simpan di tiga unit gudang,” tukas Heru. (1-2)

Related Search

    Email Autoresponder indonesia
    author
    No Response

    Comments are closed.