1.580 Hektar Lahan Kelapa Sawit di Pandeglang Diremajakan.

banner 160x600
banner 468x60

BBC, Pandeglang – Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan akan melakukan Replanting (Peremajaan Kelapa Sawit) di seluruh wilayah Indonesia.

Program peremajaan kelapa sawit yang di gagas oleh Kementan ini dalam rangka pengembangan usaha perkebunan kelapa sawit yang lebih efisien dan berkelanjutan dengan target nasional seluas 185.000 hektar. Sementara di Kabupaten Pandeglang  ditarget oleh Kementan seluas 1.580 hektar.

Kepala Dinas Pertanian Budi Januardi mengatakan Kementan saat ini akan melakukan peremajaan kelapa sawit di seluruh wilayah nusantara, dengan capaian target nasional seluas 185.000 hektar. Sedangkan Pandeglang sendiri ditarget oleh Kementerian Pertanian untuk peremajaan kelapa sawit tersebut seluas 1.586 hektar,” kata Budi Januardi saat menghadiri acara Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun Pengembangan Sumberdaya Manusia Sarana dan Prasarana, di Hotel S’Rizki Selasa, 28/8/2018.

Lebih jauh Budi melanjutkan, Kabupaten Pandeglang memiliki luasan perkebunan kelapa sawit seluas 2.774 hektar yang tersebar di beberapa Kecamatan.

“Diantaranya Cikeusik, Cibaliung, Munjul dan Kecamatan Angsana,” tuturnya.

Budi menjelaskan dalam peremajaan kelapa sawit para petani pekebun akan mendapatkan bantuan sebesar 25 juta perhektar. Nominal sebesar itu diperuntukan untuk upah tenaga kerja dan pengelolaan, baik sarana dan prasarana peremajaan kelapa sawit.

“Tentunya ada persyaratan yang harus dilengkapi bagi para petani pekebun, yaitu eks-pirbun, bukti kepemilikan sertifikat hak milik. Oleh karena itu pihaknya mengadakan sosialisasi,” jelasnya.

Sementara itu Sekretaris daerah Fery Hasanudin saat membuka Sosialisasi menyampaikan peremajaan kelapa sawit mengatakan potensi kelapa sawit memiliki nilai tambah bagi para petani. Oleh sebab itu dalam program peremajaan kelapa sawit ini para petani harus memiliki pengetahuan teknologi pertanian, seperti bagaimana tata cara penanaman, pemupukan dan pengelolaan yang baik.

“Petani harus mampu memiliki kemampuan itu, agar nantinya mendapatkan hasil yang memuaskan,” katanya.

Fery menambahkan program nasional ini harus tepat sasaran. Hal tersebut sangat penting dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pandeglang dari sektor perkebunan kelapa sawit.

“Oleh karena itu program ini harus kita realisasikan, karena nantinya akan berdampak pada pendayagunaan, keberhasilan dan kesejahteraan bagi para petani,” tutupnya. (AK/1-1)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.